SINGAPORE AIRLINES Menawarkan Konsep Hidangan Terbaru Khas China pada Business Class

SINGAPORE AIRLINES Menawarkan Konsep Hidangan Terbaru Khas China pada Business Class

Mulai pada tanggal 1 Juli 2018, para pelanggan Business Class pada beberapa penerbangan Singapore Airlines antara Singapura dan Beijing, Guangzhou, Shanghai, serta Hong Kong dapat menikmati konsep hidangan terbaru khas China di dalam pesawat Shi Quan Wei Mei (食全味美).

Diciptakan oleh Zhu Jun1, seorang koki ternama kelas dunia yang ada pada Airline's International Culinary Panel2, Shi Quan Wei Mei menggunakan metode memasak tradisional dan produk segar untuk menyajikan hidangan khas China yang otentik untuk para pelanggan Business Class. Menu tiga hidangan baru ini diciptakan melalui hidangan mewah khas Chinaterkenal, Shi Quan Shi Mei (食全时美),yang telah diluncurkan pada tahun 2015 kepada pelanggan Suites dan First Class di beberapa penerbangan antara Singapura dan China.

Untuk menciptakan pengalaman bersantap khas China yang otentik, para pelanggan yang memilih menu Shi Quan Wei Mei akan mendapatkan hidangan tambahan, seperti Pumpkin with Scallion Oil dan Marinated Cucumber. Untuk hidangan pembuka, para pelanggan dapat menikmati pilihan hidangan dua jenis hidangan dingin khas China, seperti Fried Marinated Seabass and Spicy Tofu Beef Salad. Selain itu, para pelanggan juga akan dihidangkan dengan hidangan utama seperti Pepper Braised Beef Brisket with Turnip and Carrot dan Poached Sliced Yellow Croaker in Pickle Sauce ­yang akan disajikan pada peralatan makan (service ware) yang terpisah dengan nasi dan mi. Pelanggan juga mendapatkan makanan pencuci mulut khas China seperti Chilled Orange Scented Malva Nut Soup dan Chilled Double Boiled Papaya dan Snow Fungus Soup untuk melengkapi makanan mereka.

"Pengenalan menu Shi Quan Wei Mei menegaskan komitmen Singapore Airlines untuk terus berinovasi dan secara terus menerus meningkatkan produk dan layanan dalam penerbangannya," ungkap Mr Yeoh Phee Teik, Senior Vice President Customer Experience Singapore Airlines.

"Dengan menggunakan bahan-bahan produksi lokal yang sesuai musimnya , kami senang dapat menawarkan pengalaman bersantap khas China yang benar-benar otentik, sehat dan kaya akan cita rasa kepada para pelanggan Business Class Singapore Airlines."

Chef Zhu Jun menambahkan, "Filosofi akan desain untuk Shi Quan Wei Mei yang baru diciptakan berdasarkan penggunaan bahan segar sesuai musim yang inovatif untuk menampilkan esensi dari budaya makanan khas China. Kami berharap para pelanggan Singapore Airlines akan menikmati masakan khas China yang elegan dan menyenangkan yang telah kami ciptakan."

Tentang Chef Zhu Jun

Chef Zhu Jun yang terlahir di Shanghai merupakan koki dengan satu Michelin-star, serta Wakil Presiden dan Kepala Teknologi Grup Jade Restaurants. Terlatih secara klasik dalam membuat masakan Perancis dan Italia, Chef Zhu menggunakan pengalaman kuliner Baratnya dalam menginterpretasikan kembali masakan tradisional China.

Dikenal melalui pendekatan kreatifnya dalam membentuk dan mengembangkan hidangan baru, kemampuan kulinernya yang luar biasa, serta filosofi manajemen yang mutakhir, Chef Zhu dikenal luas oleh media dan industri di China. Dia sering diundang untuk membagikan pengalaman dan pengetahuannya di berbagai hotel, restoran dan seminar, serta sering hadir dalam berbagai program televisi di China.

Chef Zhu sudah menjadi anggota dari Singapore Airlines' International Culinary Panel (Panel Kuliner Internasional milik Singapore Airlines) sejak April 2019.

Tentang Singapore Airlines' International Culinary Panel

Didirikan pada tahun 1998, International Culinary Panel (ICP) terdiri dari berbagai Koki yang memenangkan penghargaan dari berbagai Pusat Kuliner di dunia. Dalam 20 tahun terakhir, Panel ini telah bekerja sama dengan para koki di Maskapai itu sendiri, untuk menciptakan pilihan unik bagi berbagai pelanggan di kelas yang berbeda-beda dalam pesawat. Rata-rata, koki yang berada dinaungan ICP, mendesain lebih dari 50 makanan dalam pesawat untuk Singapore Airlines setiap tahunnya.

Panel ini mencakup: Sanjeev Kapoor dari India, George Blanc dari Perancis, Matt Moran dari Australia, Suzanne Goin dari Amerika Serikat, Alfred Portale dari Amerika Serikat, Zhu Jun dari China, Carlo Cracco dari Italia, dan Yoshihiro Murata dari Jepang.