NTT Promosikan Spot Diving Melalui Buku

NTT Promosikan Spot Diving Melalui Buku

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Kamis, 21 Desember 2017 mekuncurkan buku Sikka Underwater yang menampilkan kekayaan budaya dan keindahan alam, khususnya bawah laut Kabupaten Sikka. Peluncuran buku ini digelar di ruang Balairung, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta.

Buku ini bertujuan untuk mempromosikan kembai spot diving bawah laut Sikka yang pada kurun 90an sempat terkenal. Namun gempa bumi berkekuatan 6,8 SR menghancurkan terumbu karang yang ada disana. Selama lebih dari 20 tahun, Kabupaten Sikka berupaya mengembalikan kejayaan underwater Sikka, dan dengan diluncurkannya buku Sikka Underwater, masa jaya itu berusaha untuk kembali diraih.

NTT Promosikan Spot Diving Melalui Buku

“Provinsi Nusa Tenggara Timur terus berkomitmen untuk mengembangkan pariwisata, hal itu dapat dilihat dari upaya kami dalam membenahi sarana dan fasilitas pendukung serta terus gencar melakukan promosi guna menancapkan eksistensi sebagai destinasi primadona,” ujar Gubernur Nusa Tenggara Timur, Frans Lebu Raya dalam press release yang diterima.

Sejumlah nama-nama tenar ikut andil dalam pembuatan buku ini, diantaranya Muljadi Pinneng Sulungbudi, Arbain Rambey, Nala Rinaldo, Gemala Hanafiah, Trinity, Andy Chandrawinata, Motulz, dan Christie Wagner. Tak hanya dari dalam negeri, para contributor luar negeri pun ikut ambil bagian, seperti Yuriko Chikuyama dari Jepang, Justin dari Amerika Serikat, dan Neyuma dari Spanyol.