Sesaat di Monte Carlo

By Livia Santoso

Sesaat di Monte Carlo

Monaco menjadi salah satu negara yang saya kunjungi saat berlibur di daratan Eropa. Negara yang benderanya sama dengan Indonesia ini memang telah memberi kesan tersendiri bagi saya. Selain keindahan pemandangannya negara tersebut juga sangat kaya dan makmur, menariknya lagi penduduknya tidak dibebankan pajak sama sekali. Meskipun tidak sampai menginap namun saya merasa cukup puas menikmati suasana kotanya yang bernama Monte-Carlo.

Sesaat di Monte Carlo

Selain Monaco saya juga mampir ke beberapa negara Eropa lainnya seperti Netherlands, Germany, Czech Republic, Slovakia, Austria, Slovenia, Italy, France, Spain, Liechtenstein, Luxembourg, Switzerland. Liburan selama 26 hari bersama teman dari Singapura berlangsung cukup seru. Teman saya berangkat dari Singapura sedangkan saya berangkat dari Florida, dan kami janjian untuk bertemu di airport Amsterdam, Netherlands.

Sesaat di Monte Carlo

Perjalanan dari Florida ke Eropa ditempuh selama lebih kurang 8 jam. Saat itu penerbangannya tidak direct, dari Airport Fort Myers (bandara yang dekat dengan kota Marco Island tempat di mana saya tinggal) pesawat menuju Philadelphia terlebih dahulu, baru setelah itu terbang menuju Eropa dan mendarat di Amsterdam, Netherlands.

Untuk melancong ke Monaco kami memutuskan untuk stay selama tiga hari di Nice, Perancis. Jarak antara Kota Nice dengan Monte Carlo tidaklah jauh, hanya butuh waktu sekitar 20 menit naik train. Pagi pagi kami sudah berangkat dari train station Gare de Nice Ville menuju Monaco Monte-Carlo station. Beberapa objek yang sempat kami sambangi saat berada di Monte Carlo di antaranya casino yang terkenal yaitu Monte-Carlo Casino, gereja Cathedral St. Nicholas, istana kerajaan dan banyak lagi.

Sesaat di Monte Carlo

Ini adalah pengalaman yang menakjubkan untuk mengetahui bahwa Monaco merupakan negara terkecil kedua di dunia (setelah Vatican) namun yang paling padat penduduknya untuk ukuran 0,7 mil persegi dengan 32.000 warga. Fakta lain yang menarik adalah banyak orang yang ingin pindah dan tinggal di sini, bukan hanya karena Grand Prix (Formula One) yang sangat terkenal tersebut, tetapi karena fakta tidak adanya pajak yang dibebankan kepada warganya.

Monaco termasuk negara independent yang terletak di French Riviera di Eropa Barat, berbatasan dengan Perancis pada tiga sisi, dengan satu sisi yang berbatasan dengan Lautan Mediterania. Walaupun kebijakan luar negeri-nya yang terpisah, namun sistem Pertahanan masih menjadi tanggung jawab Negara Perancis.

Monaco merupakan salah satu tujuan wisata dunia yang terkenal dan pusat rekreasi bagi orang kaya dan termahsyur, dikarenakan iklimnya yang tidak ekstrim, pemandangan indah, dan fasilitas perjudiannya. Casino pertama bernama Monte-Carlo yang telah menjadi icon negara. Namun demikian, dalam beberapa tahun terakhir Monaco juga telah menjadi pusat perbankan dan berhasil membuat variasi ekonominya ke dalam bentuk pelayanan dan industri seperti kosmetik.

Sesaat di Monte Carlo

Saya terpesona dengan pemandangan indahnya, makanan yang enak (meskipun mahal), dan banyak kendaraan mewah eksotis berlimpah di jalan-jalan. Pemandangan Monte-Carlo sangat cantik baik siang maupun malam hari. Kita juga bisa melihat banyak kapal pesiar di pelabuhan Monaco. Selain itu upacara penggantian penjaga di istana yang diadakan pada jam-jam tertentu menjadi atraksi wisata menarik lainnya. Ketika kamu tiba di Monaco, kamu dapat mengunjungi Visitor Center untuk mendapatkan cap Monaco pada paspor mu seolah-olah telah memasuki suatu negara melalui imigrasi di bandara.

Setelah puas berkeliling Monte Carlo, kami mengunjungi Kota Menton (salah satu kota di French Riviera) dengan menggunakan bus. Sepanjang perjalanan kita akan melewati kota-kota lainnya di Monaco. Jika naik bus, kita akan mendapatkan suguhan pemandangan yang indah sekali, jalannya pun berbukit bukit dengan hamparan laut di bawah kita. Namun menggunakan bus akan lebih lama waktunya dibanding dengan menggunakan train. Setelah puas di Menton, kami menggunakan bus lagi untuk kembali ke hotel kami di Nice.

Saran saya jika masih memiliki banyak waktu, kita bisa mengunjungi kota-kota lainnya di French Riviera seperti Nice, St. Tropez, Cannes, dan lain lain yang bisa ditempuh dengan bus dalam waktu singkat. Kota-kota tersebut juga sangat cantik dan menyenangkan.

Selamat berwisata. Merci...