Nostalgia Gaudi di Barcelona

Nostalgia Gaudi di Barcelona

Banyak kejutan yang saya rasakan ketika berlibur ke Spanyol, terutama saat menyambangi Barcelona selama empat hari. Kunjungan waktu itu benar benar dimanfaatkan hanya untuk berbelanja dan menyusuri tempat-tempat wisata. Sayang sekali jika saya melewatkan begitu saja setiap detail Kota Barcelona nan eksotis ini !

Perjalanan saya bersama teman dimulai dari Kota Arles (perancis) yang berada sekitar 700 km arah selatan Paris. Bus yang saya tumpangi pagi itu terlihat cukup lenggang, hanya beberapa tempat duduk saja yang terisi penumpang. Tak sampai menunggu lama bis pun mulai bergerak tepat jam 8.30. Perjalanan dari Arles ke Barcelona memakan waktu lebih kurang 3 jam, sesampainya di Barcelona saya masih punya banyak waktu plesiran meskipun terlebih dahulu mampir ke hotel untuk menaruh barang barang.

Nostalgia Gaudi di Barcelona

Sepanjang perjalanan dari Arles menuju Barcelona, di benak penuh dengan berbagai rencana, shopping menjadi salah satu yang utama. Betapa tidak? Zara dan Mango asalnya dari Negeri Spanyol! hal tersebut tentunya menambah gairah acara melancong kali ini. Kegirangan memuncak ketika bus berhenti di depan Hotel Ibis tempat kami menginap, ternyata lokasinya bersebelahan dengan Mall Heron City! Seusai santap malam kami pun berpencar, Saya langsung meluncur ke pertokoan yang menjual produk fashion sementara lainnya pergi ke tempat souvenir. Shopping pun berlangsung hingga toko-toko tutup, sekembalinya di hotel kami saling menceritakan hasil “buruan” hari itu, sungguh kegiatan yang seru dan membuat hati senang !

Nostalgia Gaudi di Barcelona

Keesokan paginya kami menumpang train menuju pusat kota untuk ikut hop-on-hop-off tour, alasannya karena banyak objek wisata yang akan kami kunjungi. Perjalanan dimulai dari Passeig de Gracia – La Padrera, melewati rumah-rumah unik karya Antoni gaudi seperti casa Mila dan Casa Batllo. Tujuan pertama kami adalah La Sagrada Familia, merupakan salah satu masterpiece Antonio Gaudi yang terkenal. Saya terpukau dengan bangunan ini, terutama terhadap hiasan-hiasan cantik serta buah-buahan berwarna-warni di puncak atapnya yang menjulang tinggi. Renovasi bangunan ini kerap dilakukan demi mempertahankan kemegahannya.

Nostalgia Gaudi di Barcelona

Selanjutnya kami menuju ke sebuah taman bernama Park Guell yang merupakan taman dimana Casa Museu Gaudi berada, sungguh mengagumkan dan keelokannya membuat Saya jatuh cinta dengan Gaudi! Hasil karyanya sangat unik dan jauh berbeda dengan bangunan-bangunan yang sering kita lihat di daratan Eropa lainnya.

Nostalgia Gaudi di Barcelona

Menjelang tengah hari kami mampir ke sebuah restoran untuk santap siang sekaligus istirahat sejenak, menu yang kami pilih adalah Paella dan Sangria, keduanya merupakan makanan lezat ala Spanyol. Setelah dirasa cukup beristirahat kami melanjutkan city tour dengan mengunjungi Monestir de Pedralbes, Futbol Club Barcelona yang menjadi markasnya Barca, Placa de Rei, World Trade Center, hingga akhirnya kita bersantai di Port Vell sambil menikmati keindahan sunset. Dari sini, kita berjalan kaki ke La Rambla, dimana Monumen Christopher Columbus berdiri megah dengan ketinggian 60 meter. Monumen ini didirikan pada tahun 1888 sebagai penghormatan atas pelayaran pertama Columbus ke benua Amerika. Pada saat itu, Columbus kembali ke Barcelona untuk melaporkan perjalanannya kepada Ratu Isabella I dan Raja Ferdinand V. Selain itu di La Rambla juga terdapat banyak sekali cafe café di sepanjang jalannya.

Di hari ketiga kami menyempatkan waktu ke pantai Barceloneta. Karena belum memasuki musim panas, pantai dan kasino terdekat masih sepi pengunjung. Di Barcelona, Anda tidak pernah jauh dari bangunan arsitektur yang menarik, bahkan di pantainya! Salah satunya yang terkenal adalah W Hotel yang dari jauh tampak seperti kapal layar raksasa. Selain itu, ada juga Peix (Golden Fish) di ujung pantai Barceloneta.

Puas dari pantai, kita menuju Plaça d'Espanya, dimana Venetian Towers (Torres Venecianes) berdiri megah di persimpangan jalan, menandai pintu masuk ke kawasan pameran Fira de Barcelona yang menuju Palau Nacional di Montjuic dan mengarah ke Museu Nacional d’Art de Catalunya (MNAC). Dari MNAC, kelihatan pemandangan kota Barcelona yang menakjubkan!

Nostalgia Gaudi di Barcelona

Sayangnya, kami tidak menyempatkan waktu melihat tarian Spanyol Flamenco, karena keesokan paginya kami harus meninggalkan kota terbesar kedua di spanyol ini. Hmm ... artinya saya ada alasan untuk kembali ke Barcelona !!