Menyambut Sang Surya di Angkor Wat

Menyambut Sang Surya di Angkor Wat

Teks/Foto: Awan Yulianto

Angkor Wat memang telah menjadi salah satu tempat tujuan wisata yang saya agendakan sejak beberapa tahun lalu. Oleh karena itu begitu AirAsia membuka promo tiket dengan harga murah, langsung saya dan seorang teman memesannya tanpa ampun! Untuk menyambangi Siem Reap di Kamboja memang kami harus transit dahulu di Kuala Lumpur. Pembelian tiket kami pun menjadi Jakarta - Kuala Lumpur dan Kuala Lumpur - Siem Reap.

Penerbangan ke Siem Reap dari Kuala Lumpur sendiri hanya tersedia dengan frekuensi satu kali sehari dan berangkat pukul 06.50 pagi. Menu utama mengunjungi Siem Reap tentunya adalah mengunjungi Angkor Wat. Kawasan candi kuno Buddha yang namanya semakin mendunia setelah dijejaki oleh aktris Hollywood Angelina Jolie lewat film "Tomb Rider".

Dibangun selama kurang lebih 30 tahun lamanya di era Raja Suryavarman II pada pertengahan abad ke-12, Angkor Wat juga termasuk dalam daftar situs UNESCO World Heritage. Mengunjungi Angkor Wat dari Siem Reap terbilang mudah. Kompleks candi ini letaknya hanya sekitar 15 menit naik kendaraan bermotor (5.5 km utara kota Siem Reap). Kita bisa memilih ikut tur atau pun menyewa Tuk Tuk (semacam bajaj) untuk berkeliling sendiri.

Menyambut Sang Surya di Angkor Wat

Untuk program tur bahkan ada beberapa guide yang sudah memiliki Facebook sendiri. Enaknya memang melongok dulu ke halaman Facebook mereka dan membaca komentar serta rekomendasi dari wisatawan yang pernah memakai jasa mereka. Tapi kunjungan saya kali ini boleh dibilang tanpa persiapan yang heboh, saya putuskan untuk mencari sendiri jasa tur sambil berkeliling kota Siem Reap dan melihat-lihat travel agent yang menawarkan jasanya.

Ada dua travel agent yang saya kunjungi dan harga yang mereka berikan cukup jauh berbeda. Tadinya saya tidak begitu paham kenapa yang satu memberi harga cukup mahal (sekitar US$ 75), sementara di tempat lain hanya US$ 50, termasuk sunrise tour (biasanya untuk tur melihat matahari terbit ini ada tambahan biaya US$ 5).

Ternyata belakangan saya baru tahu, di tempat yang menawarkan harga US$ 75 tersebut sudah termasuk tiket masuk ke dalam kawasan Angkor Wat (tiket per-orang dibanderol US$ 20). Saya pun telanjur memilih jasa tur yang lebih murah dan alhasil harus membayar tambahan biaya untuk masuk ke kawasan candi tersebut pada saat tiba di sana.

Menyambut Sang Surya di Angkor Wat

Untuk sunrise tour, saya dijemput sekitar jam 5 pagi dari hotel. Sesampai di gerbang masuk kawasan Angkor Wat, di loket pembelian tiket kita akan di foto. Nanti foto tersebut akan langsung tercetak di karcis (ID card) yang harus kita tunjukkan ketika memasuki satu kawasan candi ke candi lainnya yang memang letaknya tersebar luas.

Alternatif lain untuk berwisata ke Angkor Wat selain ikut private tour adalah dengan menyewa Tuk Tuk. Anda pun dapat meminta pengendara Tuk Tuk untuk menjemput di hotel tempat menginap. Biasanya biaya sewa satu hari menuju ke Angkor Wat adalah sekitar US$ 15-20.

Jika Anda memilih untuk naik Tuk Tuk, dapat juga menyewa jasa pemandu wisata resmi yang menunggu di dekat loket pintu masuk kawasan candi, karena pengendara Tuk Tuk tidak diijinkan untuk memberikan guided tour. Jika pergi beramai-ramai, ini bisa jadi pilihan yang lebih murah.

Sunrise Tour sangat direkomendasikan. Setiap pagi ratusan bahkan ribuan wisatawan berkumpul di halaman Angkor Wat yang masih gelap gulita menantikan munculnya sang surya. Satu pengalaman yang tak dapat saya lukiskan. Saya merasa sangat beruntung memutuskan untuk datang ke Angkor di pagi buta dan menyaksikan perpaduan kejayaan sejarah masa lalu dan keagungan Yang Maha Kuasa, melihat matahari terbit di Angkor Wat. Sungguh suatu pengalaman tak terlupakan!

Untuk mengelilingi kompleks candi yang luasnya ratusan kilometer persegi ini tentu bisa memakan waktu seharian penuh. Tapi biasanya candi-candi yang dikunjungi wisatawan adalah yang memiliki relief-relief menarik. Setelah matahari mulai meninggi, kami langsung berkeliling menjelajahi bangunan utama Angkor Wat, kemudian menuju candi Ta Prohm dan juga Bayon. 

Menyambut Sang Surya di Angkor Wat

Ta Prohm inilah yang dipilih sebagai lokasi shooting film Hollywood "Lara Croft: Tomb Rider" (edar tahun 2001). Dengan satu adegan dimana Angelina Jolie ber-tank top dan hot pants hitam memegang 2 pistol beraksi di salah satu sudut candi ini. Menurut saya film ini menginspirasi jutaan wisatawan untuk berbondong-bondong datang ke Angkor Wat dan menjadikan candi Ta Prohm sebagai lokasi wajib untuk berfoto, termasuk saya (tentu tanpa busana dan rambut kepang ala Angelina Jolie).

Satu candi lagi yang sangat menarik adalah Bayon Temple. Candi yang penuh dengan pahatan wajah dari Bodhisattva Avilokiteshvara. Total ada 54 candi berbentuk kepala yang memiliki empat sisi wajah. Angka 54 ini melambangkan daerah yang dikuasai oleh Khmer dan empat sisi wajah melambangkan empat arah mata angin, mengawasi segala penjuru arah.

Menyambut Sang Surya di Angkor Wat

Di kawasan candi Bayon Anda juga bisa berfoto dengan penari-penari yang memakai baju tradisional Kamboja, hanya dengan memberikan sumbangan beberapa Dollar. Kenangan tersendiri untuk menyemarakkan album foto Anda.

Saya merasa kurang puas menjelajahi kawasan Angkor Wat hanya satu hari. Berarti suatu saat, saya harus kembali untuk menikmati kemegahan Angkor Wat dan kesahajaan kota Siem Reap lagi. Bagi pecinta fotografi tentunya ribuan angle dapat diabadikan, jangan lupa siapkan kamera Anda!