XL Axiata - Youtube tanpa kuota di 41 negara

Edisi Mei 2016

A NOTE FROM US

BANYAK ACARA, SERU SEMUA

Bulan April cukup sibuk bagi kawan-kawan redaksi. Di soal promosi, sekurangnya ada 3 pameran yang diikuti majalah Travelxpose. Yang pertama, Deep & Extreme Indonesia pada 31 Maret – 3 April, disusul Inacraft 20 -24 April. Enggak sampai seminggu, mesti loading barang lagi di Garuda Indonesia Travel Fair (29 April – 1 Mei). Meski ada SPG, semua tetap ikutan bergantian jaga.

Kawan lain, Rani Insani kebagian terbang ke Jepang, kelilingan di Tohoku Region seperti Fukushima, Miyagi, Iwate dan Aomori prefecture. Sayang, ketika edisi ini naik cetak, Rani yang tinggal di sana 8 hari, masih dalam perjalanan kembali ke Tanah Air.

Sedangkan saya, diundang Air France-KLM untuk merasakan duduk di kabin business class terbaru dari Jakarta ke Kuala Lumpur. Iyalah, tempat duduknya lega banget dan bisa direbahkan rata jadi tempat tidur. Yang istimewa bukan cuma televisi layar sentuh ukuran besar, tapi perjalanan itu ditemani Farah Quinn. Rupanya, resep masakan Farah ini menjadi hidangan resmi penerbangan KLM.

Indran Bayu, Redaktur Palaksana, bertugas ngobrol dengan Dikna Faradiba Maharani yang Putri Pariwisata Indonesia. Obrolannya menarik, karena Dikna banyak bicara soal kenangan perjuangan untuk meraih sukses sekarang. Termasuk, harapannya terhadap parisiwata kita.

Liputan menarik lain soal petualangan Wijaya Kusuma Subroto dan kawan-kawan dalam Indonesia Rider Expedition di Himalaya dengan sepeda motor. Ini perjalanan penuh tantangan. Jalanan yang dilalui sangat berat, tanjakan sangat tinggi, suhu udara sangat dingin dan oksigen minim. Ditambah dengan beberapa motor rusak, rombongan ini memutuskan turun dari ketinggian 4.200 meter. Mereka akan ke sana lagi, karen target mencapai Lomanthang di ketinggian 5.800 meter gagal. Yang pengin ikut naik motor mendaki gunung Himalaya, daftar paketnya saja..


Yoni Soelistiyono
Managing Director


 

Read Online    Download PDF