Tari Samba Asli Afrika, Mendunia di Brasil

Tari Samba Asli Afrika, Mendunia di Brasil

Tari Samba pertama kali dibawa ke Brasil oleh para imigran asal Afrika. Jika ditelisik lebih jauh, tari Samba banyak kemiripan dengan tarian yang berasal dari Angola, Afrika. Karena itu di Brasil sendiri, banyak terdapat variasi tari Samba di setiap daerah atau kota, dan tidak akan bisa ditemukan tari Samba yang asli.

Sebelum tahun 1014, Samba dikenal dengan nama “Maxixe”. Lambat laun tarian ini mulai mendunia, dimulai ketika penulis asal Prancis, Paul Boucher, mengeluarkan sebuah buku berisikan instruksi tarian Samba pada tahun 1928. Publik Amerika Serikat mulai mengenal tari Samba pada 1933 ketika film “Flying Down to Rio” memperlihatkan Fred Astaire dan Dolores Del Rio (pemeran dalam film tersebut) menari Samba. Beberapa tahun kemudian, tepatnya tahun 1941, hal serupa kembali terjadi melalui film “That Night in Rio”. Sejak saat itu tari Samba mulai dikenal banyak orang.

Tari Samba memiliki irama yang sangat spesifik melalui instrumen musik khas Brasil seperti tamborim, chocalho, reco-reco dan cabaca. Festival Rio de Janeiro menjadi ajang tari Samba terbesar di dunia. Selama perayaan festival, parade tari Samba akan berlenggak-lenggok di jalan utama dengan kostum yang mewah, berwarna-warni, serta unik. Parade ini melibatkan ribuan penari, yang membuat Festival Rio de Janeiro menjadi festival terbesar dan termeriah di muka bumi.

Baca selengkapnya disini